Friday, May 29, 2020

Mengapa Dua Komputer Dalam Jaringan Tidak Terkoneksi?

 
Sering kali kita mengalami kesulitan dalam menghubungkan dua komputer dalam satu lingungan LAN yang sama, tetapi tidak bisa terkenoksi dengan baik. Sebenarnya apa saja penyebab yang mungkin tidak disadari sehingga berbagai upaya itu gagal koneksi?

Ilustrasi. Hub pada jaringan dengan kabel UTP.
Koneksi ini khusus untuk jaringan infrastruktur yang menggunakan device hub yang mempunyai beberapa lubang utp. Ada huh yang mempunyai 4 lubang, 8 lubang, bahkan ada yang mempunyai 16 lubang utp.

Pertama, yang harus dicek dalam memastikan bahwa koneksi komputer berjalan baik adalah sambungan kabel utp tidak masalah. Dua komputer yang berkomunikasi tentu membutuhkan minimal dua kabel utp dan 1 buah hub. Cek dulu apakah dua kabel ini tidak bermasalah. Kalau Anda ragu sebagiknya tukar dengan kabel lain yang masih dalam kondisi baik dan berfungsi. Untuk menguji apakah kabel tersebut baik bisa menggunakan alat seperti LAN tester RJ atau wire tracker. Kalau Anda mau beli dipasaran sekitar Rp. 100 ribu sampai Rp. 300 ribu.

Kedua, Anda juga harus memastikan device hub atau router yang digunakan berfungsi. Pastikan lampu pada hub yang menandakan lubang kabel utp yang sedang dipakai hidup. Kalau lampu lednya mati ini berarti tidak ada sambungan yang terjadi antara kabel dan hub.

Ketiga, pastikan IP kedua komputer berada pada grup yang sama. Misalnya Komputer A memiliki IP : 192.168.2.5, maka IP yang kedua juga berada pada group yang sama misalnya Komputer B memiliki IP : 192.168.2.6. Perhatikan angka 2 (dua) pada blok ketiga IP tersebut sama-sama dua. Ini artinya kedua komputer berada pada group yang sama. Komunikasi bisa terjadi jika group LAN/WAN yang sama. Jika komputer B, misalnya memiliki IP : 192.168.3.6, maka tidak akan terjadi koneksi antara dua komputer tersebut, hal ini karena Komputer A berada pada group LAN 2 sedangkan komputer B beraada pada group LAN 3.

Untuk sementara tiga hal ini yang sering menjadi masalah dalam komunikasi jaringan di LAN. Oke salam Webbasemedia!

Thursday, May 28, 2020

Standar Teknologi Jaringan Wifi yang Perlu Kita Ketahui

 
Wifi
Ilustrasi. Wifi.

Penggunaan internet sudah merambah pada semau tempat.  Pusat perkotaan, jaringan internet kantor, jaringan internet gedung bertingkat, wifi di terminal dan bandara, sampai dengan taman-taman kota yang sudah tersedia fasilitas wifi.  Bahkan nyaris dimana saja kita duduk di kota-kota besar jika kita buka akses jaringan wifi melalui handphone kita maka ada saja akses yang tersedia.

Sayangnya penggunaan teknologi wifi yang sudah masif ini tidak diiringin oleh perkembangan literasi tentang teknologi jaringan wifi ini.  Sehingga perkembangan teknologi wifi kurang menambah daya dorong dan dampak domino pada pergerakan ekonomi nasional kita, karena kita hamper bisa dikatakan sekedar konsumen saja.

Wi-fi asal mula katanya berasal dari wireless fidelity adalah merupakan standar jaringan wireless  atau jaringan tanpa kabel. Sampai saat ini standarisasi teknologi wifi secara internasional dipegang oleh institusi bernama Institute of Electrical and Electronic Enginering (IEEE). IEEE yang bekerja secara global ini telah menetapkan tiga macam standarisasi jaringan wifi.  Standarisasi seperti ini tidak berbeda dengan standarisasi untuk penerapan teknologi perangkat mobile seperti IMEI (International Mobile Equipment Identity).

Hal ini tentu terkait dengan industri perangkat jaringan dan aturan hokum tentang penggunaan frekwensi yang berlaku pada segara-negara di dunia pun tentu mengacu pada standar yang sudah ada disyaratkan.  Seperti perangkat yang diimplankan pada handphone yang kita pegang tentu pada fitur tetringnya harus memenuhi standar ini.

Mengapa kita harus menggunakan standar yang sama ini? Hal ini tentu terkait dengan berbagai penggunaan frekwensi dalam berbagai bidang mulai dari bidang penerbangan, militer, fasilitas komunikasi public dan banyak  lagi bidang yang menggunakan frekwensi ini.  Pengaturan ini selain agar tidak terjadi  penggunaan yan g saling tumpang tindih juga agar pengembangan teknologi wifi pada berbagai industry jaringan wifi yang tersebar diberbagai dunia dapat seragam dapat saling dapat  menggunakan.

Ada tiga macam standar teknologi wifi yang sudah berjalan sampai saat ini.   Standarisasi  pertama yaitu IEEE 802.11a yaitu wifi dengan penggunaan frekwensi pada 5 Ghz yang memiliki kecepatan 54 Mbps dan jangkauan jaringan sampai dengan 300 meter.  Kemudian standarisasi yang kedua IEEE 802.11b yaitu teknologi wifi yang menggunakan frekwensi 2,4 Ghz yang memiliki kecepatan 11 Mbps dan jangkauan jaringan sampai dengan 100 meter.

Standarisasi yang ketiga yaitu IEEE 802.11g yaitu wifi yang menggunakan frekwensi 2,4 GHz (sama dengan standar kedua) yang memiliki kecepatan 54 Mbps dan jangkauan jaringan sampai dengan 300 meter. 
Standarisasi yang ketiga inilah yang banyak mendapatkan dukungan dari industry perangkat jaringan wifi, baik itu vendor dari Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, China dan Jerman sebagian besar produknya menggunakan standarisasi yang yang ketiga ini. Perangkat yang menggunakan frekwensi 2,4 GHz standar ketiga ini banyak disebut sebagai pita frekwensi ISM (Industrial, Scientific and Medical) karena penggunaannya sangat massif. 

Berbagai teknologi perangkat wifi  jenis lain seperti bloetooth, corless phone atau perangkat feripheral komputer  lain seperti mouse wereless, keyboard  wereless juga menggunakan frekwensi pita ISM di frekwensi 2,4 GHz.