Saturday, July 25, 2020

Dunia Internet Memasuki Era HTML5, Apa Itu?

 
Perkembangan dunia teknologi informasi telah memasuki era dokumen HTML5. HTML atau HyperText Markup Language adalah bahan baku utama dari halaman-halaman yang muncul di browser internet. Dunia World Wide Web (WWW) sebenarnya dibentuk dan diwarnai dari dokumen-dokumen halaman HTML.

Perubahan teknologi HTML ke HTML5
Ilustrasi. Perubahan teknologi HTML ke HTML5

Apa maksud dari HTML5 itu? HTML5 adalah pengembangan dari HTML, dengan menambahkan banyak hal baru. Sebelum dari HTML5 adalah HTML 4.01. Trandnya berbarengan dengan XHTLM 1.1.

Keberadaan HTML5 telah memberikan wajah baru dengan penambahan fitur baru dan yang terpenting adalah terjadinya penggabungan teknologi HTML4 dan XHTML 1.1 sehingga pustaka perintah pada HTML5 menjadi lebih kaya. Semua tag yang terdapat pada HTML4 dan tag XHTML 1.1 dapat digunakan dalam satu tubuh di HTML5.

Selain itu banyak penyederhanaan yang dilakukan pada HTML5. Salah satu penyederhanaan itu contohnya kebiasaan baru pada HTML5 adalah penulisan koding pembukaan dokumen menjadi lebih singkat, cukup dengan mengetikkan: <!DOCTYPE html>.

Contoh penyederhanaan lainnya adalah pada penulisan untuk koding CSS dan JavaScript. Pada HTML4 kebawah penulisan JavaScript harus diawali dengan :
<script type=”text/javascript”>

Sedangkan pada HTML5, cukup dengan mengetikan: <script > saja. Demikian juga CSS cukup mengetikkan <style> saja.

Penyederhanaan lainnya pada penulisa tag juga turut disederhanakan. Contoh penulisan untuk membentuk sebuah break (pemotongan) yang diawali dengan
<br> dan diakhiri dengan <br/> , pada HTML5 cukup ditulis <br> saja.

Kemudahan lainnya pada HTML5 adalah dalam hal penulisan tag-tag perintah diberikan kebebasan apakah menggunakan huruf besar atau huruf kecil. Perintah membentuk tabel dengan <tabel> atau <Tabel> sama saja.

Penulisa atribut yang berada di dalam tag juga tidak harus menggunakan tanda " (kutip) jadi cukup ditulis nama atributnya saja. Contoh <p class=pegawai> tetapi jika penulisan atribut mengandung spasi baru penghunaan tanda kutip wajib dilakukan, contoh <p class="pegawai office">

Fitur Canvas di HTML5

Ada lagi fitur yang cukup keren dan banyak digunakan programer untuk membuat game on line. Fitur ini ibarat kertas atau kanvas untuk media gambar, animasi, grafik atau sekedar tek. Objek di canvas bisa digerakkan dengan menggunakan kode javascript.

Banyak sekali sekarang game-game yang diciptakan berbekal HTML5, bahkan game-game canggih yang dapat dimainkan secara multi player dan tampilan gambar yang artistik.

Sebenarnya banyak lagi perubahan yang terjadi pada HTML5 tidak dapat dibahas semua dalam tulisan ini. Intinya teknologi HTML5 diperkaya pustakanya dan dipermudah penulisan. kodingnya.

Friday, July 24, 2020

Apa Beda HTML dan XHTML?

 
Pemrograman berbasis web benar-benar naik daun dan mulai banyak dikenal oleh para programer untuk dijadikan bahan baku penyusunan koding aplikasi.

Ilustrasi. HML dan XHTML

Salah satu bahan kode yang paling pokok dan fundamental adalah bahasa pemrograman HyperText Markup Language (HTML). Bahasa ini seakan sebuah pondasi, tembok dan genting dari sebuah bangunan rumah. Aplikasi web tidak bisa dipisahkan dari bahasa HTML.

Seperti halnya sebuah pondasi kokoh tetapi statis. HTML seperti cetakan dikertas yang tidak bisa berubah lagi. Seorang pengunjung web yang mengakses situs yang berbasis murni HTML hanya bisa merubah tampilan antar muka web dengan memanggil melalui URL di browser.

Web tidak bisa memberikan interaksi yang dinamis dan melayani pengunjung secara efektif. Jadi untuk merubah tampilannya ya hanya dengan merubah koding HTML-nya.

Inilah yang menyebabkan HTML membutuhkan tambahan bahasa untuk mendukung performanya agar lebih efesien, interaktif, menarik dan dinamis. Apakah dukungan bahasa untuk HTML itu?

Perkembangan selanjutnya muncullah istilah Extensible HyperText Markup Language (XHTML). Sebenarnya ini hanyalah istilah saja karena pada prinsifnya tetap menggunakan bahasa HTML, tetapi dengan paradigma Extensible Markup Language (XML) yang dapat membuat tag sendiri diluar dari tag standar ala HTML. Selain itu XML mampu menampung data dan memiliki kemampuan array untuk menyimpan data yang lebih banyak.

Di bawah ini merupakan standar dari struktur koding HTML yang paling sederhana.

<html>

<head>
  <title></title>
</head>

<body>

</body>

</html>
Berikutnya dibawah ini merupakan contoh deklarasi untuk menjadikan HTML menjadi XHTML dengan menambahkan beberapa baris kode.


<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">

<head>
  <title>Title of document</title>
</head>

<body>
  
</body>

</html>

Sebenarnya pengembangan pada bahasa XML juga terus terjadi. Selain peningkatan pada kompleksitas pada struktur XML juga penyusuna bahasa XML dengan varian lain juga terus dibuat, sebagai contoh perusahaan Microsoft membuat MSXML, selain itu Macromedia membuat MXXML.

Untuk sast ini pengembangan HTML dan XHTML tidak bisa berdiri sendiri untuk membuat aplikasi web yang canggih. HTML/XHTML membutuh dukungan bahasa lain yang dijadikan satu dalam kodingnya.

Beberapa dukungan bahasa yang penting tersebut yaitu; JavaScript agar web memiliki interaksi dengan pengunjung (pengguna aplikasi), PHP yang menjadi duta untuk akses ke database dan pelakukan pengolahan data untuk konten yang dibutuhkan web, CSS yang menentukan tampilan web agar lebih menarik dan AJAX yang melokalisasi proses perubahan wajah tampilan web agar lebih efesien, oleh karena itu AJAX disebut sebagai Doom Coding.

Pengembangan seterusnya banyak terjadi pada bahasa JavaScript dengan munculnya berbagai flatform yang mempermudah dan menyederhanakan bahasa JavaScript, seperti munculnya JQuery, Google Closure (flatform besutan perusahaan Google), Angular JS, Node.js dan turunan JavaScript lainnya.