Monday, July 6, 2020

Hati-hati Kalau Ponsel Cepat Panas dan Baterai Cepat Habis

 
Semakin meningkat penggunaan ponsel maka ponsel akan lebih panas dan baterai cepat terkuras habis, tapi bagaimana jika penggunaan ponsel biasa saja tetapi temperatur ponsel lebih panas dari biasanya. Selain itu baterai juga semakin boros. Ini tentu ada sesuatu yang tidak beres.

Virus cs di Ponsel
Ilustrasi. Virus cs di Ponsel

Ancaman vitus tidak terlihat secara nyata tetapi ada indikasi yang bisa kita jadikan sinyal. Panasnya ponsel kita menunjukkan ada aktifitas prosesor dan sibuknya RAM menjadi tempat lalu lalang data. Aktifitas tinggi pada ponsel juga menghabiskan cadangan baterai. Sinyal ini jelas menunjukkan ada aktifitas gelap yang dijalankan virus, malware, adward, trojan, spyware atai worm. Sangat banyak ya..Jadi kita sebut saja virus cs.

Pada tahap berikutnya ponsel mulai melambat, satu dua aplikasi kalau dibuka mulai ngadat, bahkan semakin tidak memberikan respon. Pada tahap berikutnya ponsel benar-benar mati, atau kalaupun hidup tidak bisa dimatikan kecuali jika baterai dicabut.

Kalau sudah seperti ini terpaksa menggunakan fitur kembali ke setelan.pabrik. Ini bisa dilakukan kalau ponsel masih bisa dihidupkan walaupun lambat proses menuju setelan pabrik masih dapat dilakukan. Bagaimana kalau sudah mati? Terpaksa kalau sudah seperti ini dibawa service center. Kalau garansinya masih aktif ponsel masih aman. Kalau sudah habis terpaksa harus diservis dengan membayar jasa. Masih bagus kalau upaya ini berhasil memperbaiki ponsel kita.

Ada juga kerusakan yang benar-benar parah karena dampak dari virus cs juga sampai merusak hardware, sehingga tempat service juga angkat tangan. Ini sangat tidak kita harapkan, karena hp masuk daftar hp mati ditangan.

Oleh karena itu sebelum semuanya terjadi seperti yang kita harapkan ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan sebelum kondisi ponsel semakin buruk.

Langkah pertama yang dapat kita lakukan cabut kartu celuler kita dan matikan koneksi wifi, karena virus cs bekerja untuk mengumpulkan data dan mengirimkan data ke suatu tempat. Dengan langkah ini satu aktifitas berbahaya virus terhenti dan setidaknya proses kerja ponsel bisa lebih cepat.

Langkah berikutnya cabut memori card pindahkan isinya ke komputer/laptop dan format ulang sehingga kosong seperti biasa. Kalau takut komputer tertular virus cs bisa gunakan flashdisk OTG untuk mentransfer data. Kemudian lakukan format sc card dengam ponsel itu saja.

Kalau komputer anda terinstal anti virus yang handal bisa digunakan untuk melakukan scan terhadap ponsel melalui konektor kabel USB. Ponsel yang terkoneksi seperti ini jika dapat dibaca oleh komputer sebagai salah satu drive maka proses scanning dapat berjalan lancar. Virus memiliki kemampuan untuk dapat berjalan di banyak sistem operasi, sehingga mudah-mudahan dikenal dan terdata didatabase anti virus yang terpasang dikomputer kita, sehingga virus dapat dilumpuhkan.

Kalau cara diatas tidak efektif maka bisa dilakukan cara lain yaitu setelah sd card diformat dan offline, lakukanlah instal kembali ke setelan pabrik. Jika kembali le setelan pabrik ini membutuhkan koneksi internet, baru koneksi diaktifkan. Segera matikan koneksi jika kembali ke setelan pabrik sudah tidak membutuhkan.

Jika sistem operasi Android sudah normal segera instal anti virus terpercaya, dan langsung melakukan scan menggunakan anti virus yang baru terinstal tersebut.

Sampai tahap ini silahkan masukkan kembali SD Card dan lakukan lagi scanning anti virus ke SD Card tadi. Jika semua proses sudh dilalui mudah-mudahan ponsel kita sudah bersih, tapi ingat jangan instal aplikasi sembarangan lagi.

Friday, July 3, 2020

Awasi Aktifitas Aplikasi Asing di Komputer Kita tanpa Aplikasi Tambahan

Jangan merasa bahwa komputer kita berjalan aman-aman saja, karena kalau kita menganggap seperti ini maka akan akan banyak potensi malware, Trojan, virus jahat yang berjalan melalu aplikasi yang pernah kita instal dapat merusak system komputer kita, mencuri data, menghapus data atau upaya untuk mengendalikan komputer kita tanpa kita sadari.

Ilustrasi. Menu Windows Task Manager
Berbagai file aplikasi yang ada dalam komputer kita sebaiknya jangan kita percaya 100% sebagai aplikasi yang baik. Ada yang memang berjalan sebagaimana umumnya aplikasi seperti aplikasi game, tetapi dibalik peran aplikasi itu sebagai game yang menarik, terkadang ada juga yang menjalankan agenda lain untuk kepentingan Si Pembuat.

Aktifitas tersembunyi dari file atau aplikasi yang ada di dalam komputer kita berjalan secara hiden agenda atau yang dalam istilah umum dalam dunia TI adalah aplikasi resident. Aplikasi resident bekerja melalui latar belakang system op-erasi dan tanpa interface. Interface antar muka yang muncul hanyalah  interface dari aktfitas game atau perangkat tools yang memang diketahui fungsinya oleh pengguna/pemilik komputer, sehingga pengguna tidak  menyadari bahwa file atau aplikasinya menjalankan agenda lain yang merusak system pada komputernya.

Ada banyak motif bagi seorang hacker. Motif yang paling ringan adalah sekedar untuk menjalankan aktifitas iseng atau sekedar unjuk gigi agar kemampuannya diketahui oleh orang banyak. Misalnya mahasiswa informatika yang sedang belajar ilmu komputer untuk  mengetahui bagaimana virus bekerja dan bagaimana cara penanganannya.

Motif yang sangat berbahaya dan merusak adalah seperti umumnya  virus, malware atau Trojan bekerja. Misalnya dengan melakukan pemantauan terhadap aktifitas keyboard untuk menangkap kata sandi, pin kartu kredit atau pin ATM.  Aktifitas lainya juga bisa menangkap informasi yang diketik di Microsof Word, NotePad atau aplikasi spreadsheet lainnya. Bisa juga dengan melakukan pencurian kode cahce dan cookies dari aktifitas penggunaan password akun email atau media sosial pengguna.

Semuan informasi  yang didapatkan bisa dikirimkan ke hiden IP hacker atau server hacker atau akun cloud hacker yang berada dilokasi lain. Server yang digunakan untuk mengumpulkan informasi belum tentu juga server dari seorang hacker tetapi server korban lain yang sudah diretas.

Aplikasi gelap tersebut juga bisa melakukan perusakan terhadap Sistem Operasi kita melalui akses-akses di system operasi kita di boot sector, bahkan juga dapqat merusak BIOS dari komputer kita yang berakibat fatal.

Banyak aplikasi gelap yang tidak jelas dapat kita download dari berbagai tempat melalui,  internet, bisa juga mendapatkan file dari patner kerja, dari teman kuliah, dari pacar atau juga dari group-group di media social yang tersebar secara bebas. Jangan mudah untuk melakukan instalasi dari file-file yang tidak jelas.

Bagaimana cara mendeteksi dari file dan atau aplikasi yang berjalan di komputer kita. Sebenarnya semua Sistem Operasi (OS) memiliki cara untuk melihat aktifitas berbagai aplikasi yang berjalan di memori RAM komputer atau laptop. Contohnya untuk system operasi Windows dari berbagai versi lama sampai ke versi Windows 10 yang terbaru sudah ada.

Cara Melakukan Pengecekan Aplikasi Aktif

Untuk melakukan pengecekan tidak dengan aplikasi tambahan tetapi cukup dengan fasilitas yang ada pada system operasi Windows yang sudah ada, yaitu Windows Task Manager. Untuk memanggil menu ini cukup dengan menekan tombol kombinasi tiga tombol, yaitu : Ctrl – Alt – Del. Setalah muncul menu tersebut seperti dibawah ini:

Menu Windows Task Manager
Ilustrasi. Menu Windows Task Manager

Cek berbagai aplikasi yang sedang aktif di komputer Anda dengan melihat yang berada di daftar Windows Task Manager pada menu Proses. Disitu terlihat informasi nama file dan user name akun windows kita yang aktif. Sebagian besar nama yang ada mungkin tidak familier bagi kita, tetapi setidaknya kita dapat mengenal nama-nama yang belum pernah ada, kemudian muncul. Seperti contoh pada gambar diatas ada file dengan nama Hantu Ngesot.exe. Nama ini misalnya kita anggap sebelumnya tidak pernah ada, tetapi sekarang kok ada, maka hal ini patut dicurigai.

Sebagai langkah pengamanan anda bisa melakukan penyetopan aktifitas file/aplikasi tersebut dengan mengarahkan kursor ke nama file yang dicurigai itu, seperti gambar dibawah ini:

Menu Windows Task Manager
Ilustrasi. Menu Windows Task Manager
Setelah itu lakukan klik kanan maka akan keluar menu seperti ini:

Menu Windows Task Manager
Ilustrasi. Menu Windows Task Manager
Pada menu seperti yang  terlihat diatas ada beberapa pilihan silahkan klik pilihan End Process. Jika sekali klik tidak mempan lakukan beberapa kali, klik kanan pilih End Process dan klik. Biasanya setelah dua tiga kali langkah tersebut dilakukan maka file asing tersebut akan berhenti  proses dan hilang dalam daftar di menu Windows Task Manager.

Oke silahkan Anda coba sendiri di komputer Anda.